Penyelia Denyut Jantung Bag2

Kemudian ada kabel elektrostimulator yang menghubungkan elektroda ke mikrokontroler, yang berfungsi mengolah sinyal secara digital, dan layar untuk menampilkan hasil kerja alat. Modul Bluetooth menghubungkan mikrokontroler ke aplikasi Android. Sedangkan baterai sebagai penyuplai setrum kuat sampai sebelas jam dan dapat diisi ulang. Semua komponen dirangkai menggunakan kabel. Rangkaian kemudian disatukan dalam kotak akrilik berukuran 16 x 8 x 7 sentimeter.

”Kami membuat alat ini sejak Oktober 2015,” kata Theo Wiranadi, Kamis dua pekan lalu. Mereka berulang kali gagal sampai akhirnya mampu menciptakan alat ini. Biaya pembuatannya mencapai Rp 2 juta. Monica Regina mengatakan alat ini menerjemahkan denyut jantung menjadi dua gelombang garis pada layar monitor, yakni detak jantung dan ST level. Detak jantung menunjukkan tingkat kelelahan jantung dan ST level menandakan serangan jantung.