Walau namanya bernuansa hutan, sama sekali tak ada kesan hutan di dalamnya. Justru di situ terdapat banyak buku bacaan untuk anak dan keluarga. Ya, Rimba Baca adalah sebuah perpustakaan yang ditujukan bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga orangtua alias keluarga.

Baca juga : toefl ibt jakarta

“Niatannya sederhana saja, berharap minat baca anak-anak dapat meningkat dengan adanya tempat ini, nyaman untuk membaca yang dilengkapi dengan beraneka ragam buku,” papar Suziana Fitriyani (38). Ya, dengan semangat ingin menyediakan tempat yang nyaman bagi anakanak dan keluarga untuk membaca itulah, maka pada November 2011, Rimba Baca pun didirikan, berlokasi di Jl. RSPP No. 21B Cilandak, Jakarta Selatan Karena budaya membaca harus ditanamkan sejak kecil dan penanaman ini paling baik melalui panutan orangtua, Rimba Baca pun mempunyai koleksi buku-buku untuk Mama Papa.

“Walau sebagian besar koleksi buku kami adalah buku anak-anak, kami juga menyediakan buku untuk remaja dan orangtua, sehingga anak dan orangtuanya bisa sama-sama membaca di tempat ini,” jelas Fitri, sapaan akrab sang pendiri sekaligus pengelola Rimba Baca. Maka, jangan heran bila berkunjung ke Rimba Baca dan melihat orangtua yang asyik bercengkerama dengan anak-anaknya. Rimba Baca bukan hanya menyediakan aneka bacaan, tetapi juga dilengkapi dengan ruang seni. Di sini anak-anak dapat melukis, mewarnai, dan melakukan aktivitas-aktivitas lainnya.

Fasilitas, sarana, prasarana, dan fasilitator disediakan oleh Rimba Baca. “Saya ingin Rimba Baca menjadi perpustakaan yang dilengkapi dengan berbagai macam kegiatan bermanfaat untuk anak dan keluarga,” ungkap Fitri. Program-program kegiatan di Rimba Baca pun dibuat semenarik mungkin. Antara lain: mengenal reptil, memasak untuk anak, membuat layang-layang, science & art, yoga anak, yoga ibu & anak, belajar menulis kreatif & menggambar ilustrasi cerita, mendongeng dan mendengarkan cerita, serta membuat bento dan mainan wayang untuk para mama.

BOLEHKAH BERENANG DI LAUT? Berenang bisa meredakan ketegangan pada sendi-sendi di tubuh, sehingga sangat membantu bagi para mamil. Namun, ada yang perlu mamil perhatikan sebelum berenang di laut. Pertama, binatang yang ada di dalam laut dan bisa berbahaya, seperti: ubur-ubur yang menyengat dan menimbulkan rasa sakit, gatal, serta ruam merah. Selain itu, air laut juga bisa berbahaya bila tertelan karena bisa saja telah terkontaminasi bakteri, sehingga dapat membuat mamil terkena gangguan, seperti: diare, sakit perut, hingga muntah-muntah. Yang tak kalah penting adalah bahaya arus balik dan sengatan terik matahari. Karenanya, sebaiknya pertimbangkan matang-matang sebelum memutuskan untuk berenang di laut.

Sumber : https://pascal-edu.com/