Lalu, bagaimana cara mengetahui kandungan alkohol pada suatu makanan/minuman selain dengan membaca label kemasannya? Bila makanan tersebut adalah makanan yang dipesan di rumah makan, maka 0ama bisa bertanya pada koki/pelayan restoran, apakah makanan tersebut di masak dengan menambahkan bahan beralkohol atau tidak. Cara lainnya dengan coba mencium aroma alkohol dalam makanan/ minuman tersebut. Bila kedua hal tersebut susah dilakukan, bisa menggunakan alat pengukur kadar alkohol yang banyak beredar di pasaran, misalnya alcohol test strips dan hydrometer.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Sebagai panduan, berikut ini beberapa makanan/minuman beralkohol yang kerap ditemui dalam keseharian, selain yang tertera kandungan alkohol pada kemasannya. • Penyedap makanan $ng &hiu yang kerap digunakan untuk chinese food. • Rum, yang kerap ditemui pada kue, cokelat, atau roti, umumnya memiliki kadar alkohol 30%. • Durian, walaupun kandungan alkoholnya tidak banyak, tapi akan lebih baik dihindari, ya, Ma

Tapai (tape). Berdasarkan penelitian Cicik Herlina Yulianti, dosen )akultas Teknik Universitas Islam /amongan, pada 2014, ada tiga jenis tapai yang mengandung alkohol, yaitu tapai beras mengandung kadar alkohol sebanyak 11%, tapai ketan hitam 9%, dan tapai singkong 7%. • 0akanan yang mengandung bumbu masak arak merah mirin dan arak putih yang mengandung alkohol 14%. Biasanya digunakan pada masakan Jepang. ingat, ya, Ma, teliti kandungan alkoholnya sebelum mengonsumsi suatu makanan/minuman!

Teknik mengeluarkan ingus waktu itu kakak sering terkena flu , karena ada alergi bawaan juga. Kami sering mencontohkan cara mengeluarkan ingus alias umbel dengan disingsring. Eh, dia bisa juga, lo, menirukannya. Sekarang kalau ada umbel, dia akan bilang, ‘Amih, Amih, ngang ngang. Maksudnya, Mami saputangan, sebelum dia mengeluarkan umbelnya. 8ntuk umbel yang sulit keluar, saya bantu dengan menggunakan pipet.” Lap pakai baju “Saat anak pilek, dia jadi gampang rewel, tak mau makan. Setiap tidur tak bisa pules, karena napasnya mampet. Solusinya, aku balurin saja balsam atau diberi minyak kayu putih. Tapi saya paling sebel kalau ingusnya sudah meler, karena anakku langsung mengelap dengan bajunya, sehingga bajunya jadi cemong-cemong ingus.

Sumber : https://ausbildung.co.id/