Untuk mamil yang memiliki sakit mag, heartburn sangat mungkin terjadi. Walau begitu, heartburn bukanlah sebuah penyakit dan masih bisa dicegah. Kecuali bila sebelumnya mamil memiliki riwayat gangguan jantung, gejala-gejala yang terkait heartburn tentu harus lebih diwaspadai.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Waspadai Makanan Ini

Memang, tak ada yang bisa Mama lakukan terkait meningkatnya hormon progesteron atau melambatnya kinerja sistem pencernaan, yang akhirnya membuat tubuh lebih mudah menghasilkan gas. Namun, Mama bisa membuat daftar jenis makanan apa saja yang sekiranya dapat bisa menyumbang lebih banyak gas di dalam tubuh.

Kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran tertentu, seperti: kol, kembang kol, kubis, ubi, brokoli, dan asparagus adalah beberapa makanan yang bisa menjadi penyebab produksi gas berlebih dalam tubuh. Makanan tersebut berisi rafinosa gula, yang dapat membuat sebagian besar orang menjadi merasa kembung. Bila terdapat masalah produksi gas berlebih yang membuat frekuensi sendawa atau buang angin meningkat, sebaiknya kurangi konsumsi makanan-makanan tersebut, ya Ma.

Umpama, hari ini Mama sudah mengonsumsi tumis brokoli, maka untuk makanan camilan, hindari kacang-kacangan, ubi kukus, atau makanan lain penghasil gas. Ketimbang makanan yang disebutkan tadi, makanan yang mengandung protein dan lemak dinilai menghasilkan gas lebih sedikit. Meskipun demikian, lemak bisa memperlambat proses pencernaan bila dikonsumsi terlalu banyak, sehingga akhirnya malah menyebabkan rasa kembung dan buang angin.

Jadi, kurangi pula makanan yang bisa memperlambat kinerja pencernaan, ya, Ma, seperti: makanan bersantan kental, daging berlemak, yang akhirnya meningkatkan produksi gas, bahkan menimbulkan heartburn. Selain itu, ada pula sebagian orang yang pencernaannya bermasalah dengan produk makanan tertentu, sehingga akan menimbulkan gas. Misalnya, orang-orang yang alergi laktosa akan merasakan kembung dan “bergas” jika mengonsumsi produk susu atau es krim, sementara orang lain tak bermasalah dengan susu. Kondisi itu disebabkan tubuh tidak memproduksi cukup laktase, yaitu enzim yang bertugas memecah laktosa (gula yang terdapat dalam produk susu).

Kurangi Dengan Cara Berikut

Selain mengurangi makanan penghasil gas dan makanan yang memperlambat proses pencernaan, masih ada beberapa hal lagi yang dapat Mama upayakan untuk meminimalisasi sendawa dan buang angin.

Sumber : https://eduvita.org/