GUGATAN UNTUK BASHAR AL-ASSAD

K rie Colvin menggugat peme rintah Suriah, yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad. Gu gatan dilayangkan di sebuah ELUARGA almarhum Ma- – – pengadilan federal di Washington, DC, oleh lembaga Pusat Hukum dan Akuntabilitas atas nama adik dan keponakan Colvin, pada Sabtu pekan lalu. Dalam dokumen pengadilan yang diperoleh CNN, pemerintah Suriah dituding sengaja membunuh Colvin, wartawan perang asal Amerika Serikat. Colvin, 56 tahun, bersama fotografer Prancis, Remi Ochlik, tewas dalam aksi pengepungan tentara Suriah di Homs pada 4 Februari 2012. ”Serangan itu merupakan bentuk konspirasi oleh pejabat senior rezim Bashar alAssad,” demikian menurut CNN, mengutip isi dokumen.

Keluarga Colvin menganggap serangan itu bertujuan membungkam juru warta sebagai bagian dari upaya rezim Assad untuk menggilas kubu oposisi. Organisasi Reporters Without Borders menyatakan dukungan atas gugatan tersebut. ”Kami berharap upaya ini akan menguak kebenaran bahwa para wartawan itu sengaja dibunuh karena mereka memberikan informasi tentang kejahatan tentara Suriah terhadap warga sipil,” kata Sekretaris Jenderal Reporters Without Borders Christophe Deloire. Di Prancis, sebuah penyelidikan juga digelar untuk mengusut serangan yang menewaskan Remi Ochlik dan melukai wartawan lain, Edith Bouvier, itu. Para wartawan tersebut terkena serangan roket yang menyasar pusat media di kawasan Baba Amr, tempat mereka menyiarkan berita penyerbuan pasukan Assad.