Partisi Kaca – Sebagian besar dari kita pasti merasa aneh mendengar tumbuhan memakan serangga untuk bertahan hidup, karena yang kita ketahui tumbuhan bertahan hidup dengan cara menyerap nutrisi berupa air dan pupuk.

Tapi ternyata tumbuhan ada yang suka memakan serangga untuk bertahan hidup Tumbuhan pemakan serangga tersebut pada dasarnya mempunyai trik tersendiri untuk memakan serangga yang ada di dekatnya.

Mengenal Alam, Inilah 5 Tubuhan Pemakan Serangga yang Perlu Diketahui

Tahukah Anda ternyata ada tumbuhan pemakan serangga? salah satunya adalah kantung semar dan berikut di bawah ini adalah ulasan lengkapnnya

Tumbuhan pemakan serangga akan menyerap nutrisi dari serangga-serangga yang dia makan untuk bertahan hidup. Tumbuhan pemakan serangga ini banyak jenisnya lho guys, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Kantung Semar

Pasti kalian sudah tidak asing dengn nama tumbuhan ini kan?? Kantung semar merupakan salah satu tumbuhan pemakan serangga yang hidup di dataran Indonesia.Kantung semar mempunyai nama ilmiah Nepenthes.

Kantung semar ini dapat tumbuh subuh di daerah tropis seperti di Indonesia dan tingginya dapat mencapai 15 meter. Kantung semar ini berbetuk seperti corong panjang. Untuk memangsa serangga yang ada di dekatnya, kantung semar mempunyai cara tersendiri, yaitu dengan mengeluaran aroma yang harum seperti di partisi kaca tempered.

Sehingga serangga akan tertarik untuk mendekatinya. Ketika serangga sudah ada di kelopaknya dan sudah ada di dekat lubang kantugnya, maka serangga tersebut akan tergelincir masuk ke dalam lubang kantung semar.

Selajutnya kantung semar akan mengeluarkan enzim khusus yang akan mencerna serangga dan mengambil nutrisinya.

  1. Sarracenia

Tumbuhan pemakan serangga selanjutnya adalah Sarracenia. Tumbuhan ini berbentuk seperti corong panjang dan berwarna merah. Sarracenia ini banyak tumbuh bebas di tepi sungai di daerah Amerika Serikat dan Kanada.

Sarracenia ini mempuyai trik yang hampir sama dengan kantung semar dalam memangsa serangga yang ada di dekatnya

Yaitu dengan mengleurkan aroma yang harum sekali sehingga serangga akan mendekatinya. Kelopak sarracenia ini mengandung lendir sehingga ketika serangga sudah ada di kelopaknya akan tergelincir masuk ke dalam partisi kaca dan akan dicerna dengan enzim protease yang ada di dalam sarracenia ini.

  1. Kincir Air

Tumbuhan kincir air atau nama ilmiahnya adalah Aldrovanda vesicula. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan pemakan serangga yang hidup di dalam air. Namun, daun-daun dari tumbuhan ini berada di permukaan air. Daun inilah yang akan menjebak serangga untuk menjadi santapannya.

Pada tangkai tumbuhan ini berisi udara dan ujung tangkainya terdapat lubang yang digunakan untuk menjebak serangga. Ketika serangga mendekati lubang tersebut makan dengan kecepatan kurang dari 10 mS maka lubang tersebut akan menutup dan serangga akan terperangkap di dalamnya.

  1. Lily Cobra

Tumbuhan pemakan serangga selanjutnya adalah Lily cobra. Tumbuhan ini memiliki bentuk yang mirip dengan ular kobra dan terdapat dua daun menjuntai kebawah layaknya lidah ular kobra.

Cara tumbuhan ini dalam memangsa serangga yaitu dengan mengelurkan bau harum yang akan menraik perhatian serangga.

Selanjutnya serangga akan mendekati tumbuhan tersebut dan bejalan menyusuri rongga tumbuhan ini. Ketika tumbuhan sudah masuk ke dalam rongga tersebut, dapat dipastikan serangga tersebut tidak bisa keluar lagi karenda enzim pada tumbuhan tersebut akan langsung mencerna serangga tersebut.

  1. Venus Flytrap

Tumbuhan ini memiliki nama ilmiah Dionaea muscipula. Tumbuhan venus flaytrap ini mempunyai bentuk daun berduri yang bisa membuka dan menutup dengan sendirinya. Cara tumbuhan pemakan serangga untuk menarik perhatian serangga adalah dengan mengeluarkan lendir pada tepi daunnya.

Kemudian jika serangga sudah ada di dalamnya secara otomatis daun tumbuhan akan menutup. Sehingga serangga terperangka oleh duri-duri yang ada di tepi daun.

Selanjutnya tumbuhan ini akan mencerna serangga dan mengambil kandungan nutrisi dan nitrogen dari serangga tersebut. Jika serangga tersebut sudah seleai dicerna, maka secara otomatis daunnya kan membuka seperti sedia kala.