Uni Eropa Blokir Sanksi AS terhadap Iran

Uni Eropa bakal memblokir sanksi Amerika Serikat terhadap Iran. Uni Eropa menyiapkan undang-undang pemblokiran untuk melindungi perusahaan-perusahaan Eropa yang berbisnis dengan Iran, meskipun ada sanksi baru dari Amerika. “Jika sebuah perusahaan khawatir akan adanya tindakan hukum yang diambil perusahaan lain sebagai tanggapan atas sanksi Amerika, perusahaan itu dapat dilindungi dengan undang-undang Uni Eropa,” ujar Alistair Burt, Menteri Inggris untuk Pembangunan Internasional dan Timur Tengah, kepada BBC, kemarin.

Undang-undang ini diharapkan bisa membatalkan keputusan dan tindakan administratif Washington yang kembali menerapkan sanksi baru terhadap Iran. Dalam pernyataan bersama, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan sejumlah menteri luar negeri Eropa menyesalkan keputusan Amerika. Mogherini bahkan mendorong perusahaan-perusahaan Uni Eropa meningkatkan bisnis dengan Iran. Alasannya, Teheran telah mematuhi komitmen ihwal nuklirnya.

“Kami melakukan yang terbaik untuk menjaga agar Iran tetap dalam kesepakatan. Sebab, kami percaya ini adalah kepentingan keamanan, tidak hanya di wilayah kami, tapi juga dunia,” ujar dia. Presiden Amerika Donald Trump memutuskan menerapkan kembali sanksi terkait dengan Iran. Sanksi tersebut membatasi akses untuk mendapat mata uang dolar dan industri besar negara itu, seperti mobil dan karpet.